Jumat, 23 Juni 2017

Patah hati paling dalam 🌧

Hari ini datang, ya jatuh dengan rasa yang sama dengan orang yang berbeda.
Kamu yang membuatku bangkit dari Cinta namun kamu juga yang membuatku terpuruk lagi. Apakah akan seperti ini? Semua orang dengan mudahnya mematahkan hatiku.
Air mataku jatuh dan membasah. Apakah kamu tega membuatku menderita? Apa semua lelaki hanya untuk membuat Indah lalu meninggalkan?
Kamu mematahkan sayapku, bagaimana aku bisa terbang untuk mencari kebahagiaan?
Sedangkan aku tak bisa pergi dari rasa sakit ini.
Yah, aku sendiri lagi.
Sakit bila di ingat, sedih bila dikenang.
Seperti mempunyai raga tapi tanpa jiwa. Raga ku disini tapi jiwaku entah kemana.
Yang hanya aku lakukan adalah terdiam dan menutup mataku, seakan aku bisa melupakan hal Indah dulu begitu menyenangkan.
Apakah semua ini karna UANG yang telah membuatmu buta?
Aku yang menemanimu saat terpuruk, aku ingin menemanimu dari 0 sampai sukses, tapi balasanmu? Kamu mulai naik keatas seolah tak lagi membutuhkanku, aku kau buang bagai permen karet, setelah habis manis lalu kau buang.
Dan apakah UANG telah membuat mu buta?  Sehingga semua yang kau lihat dengan fisik? Kau slalu seakan menghinaku. Aku hanya ingin sedikit tertawa melihat wajahmu sekarang dan membayangkan wajahmu dulu. Apakah aku menyayangimu karna fisik?
Sayang sekali, kau atau aku yang telah kehilangan yang terbaik.
Aku hanya mengingatkan, bahwa seseorang bisa berubah dan kita harus ikhlas menerimanya, itu telah terjadi padamu dan aku akan lakukan walau aku tak tau bagaimanapun caranya mengikhlaskan sedangkan kita MASIH INGIN BERSAMANYA.
sepatah patahnya orang patah hati.
Aku sangat sakit, entah semenjak uang itu hadir kau merubah semua keadaan menjadi benalu. Kau berubah 180 derajat dengan drastis.
Takan ada lagi berjuang, mempertahankan nya pun kini sudah tak peduli bagimu .
Diginiin tuh sakit banget.
Harus butuh waktu sampai kapan sampai ini memulih?
Apakah aku selalu dipatahkan?
Apakah tidak ada yang mencintaiku setiap hari hingga mau memisahkan?
Apakah aku terlalu bodoh untuk percaya dengan orang?
Sayang,  untuk melalui ini aku harus melewati air mata ternyata kau takan pernah datang dalam kenyataan.
Ternyata kau lebih memilih berpisah dari pada mempertahankan rasa ini 💔

AKU PATAH HATI SANGAT DALAM  ,
20:00 pm

Jumat, 16 Juni 2017

I'm not your priority again🙃

Well, sekarang gue bukan prioritas nya lagi, gak kayak dulu dia selalu nanya kabar saat bangun pagi, dan saat mau tidur.
Mungkin udah jenuh, udah gamau tau kabar gue, gue lagi apa dan dimana, semuanya udah gada yang diistimewain lagi.
Sedih? Pasti.
Tapi mungkin fase ini yang bikin gue selalu mikir buat apa gue masih disini, sedangkan dia udah pergi.
Gue heran, apa yang gue pernah baca itu ga sesuai, "katanya sesibuk apapun seseorang pasti akan memberi kabar, walaupun saat kita telah tertidur, agar terbangun kita masih tau bahwa aku masih miliknya, dan dia masih miliku ".
Bagi gue itu gasama sama apa yang gue rasain. Dia gak gitu, dia udah sama sekali ga ngucapin apapun, dia biasa aja tanpa gue, dan gue? Selalu inget dia sebelum tidur. Gue tunggu sampe ketiduran pun tetep, gada chat apapun.
Kecewa? Iya pasti.
Gue bukan prioritasnya, dia gak kayak dulu semuanya berubah gitu aja, ya sikapnya juga udah beda ko, cuma gue pura" gak nunjukin aja kalo gue itu sedih ,eh tiba-tiba netesin air mata.
Kalo udah kayak gini ,gue harus apa?
Apa perlu masih bertahan sama orang yang udah gak menganggap kita ada?
Nyatanya, masa pdkt dan awal jadian itu emng Indah dari pada setelah menjalin hubungan.
Dan gue cuma butuh orang yang selalu perhatian ,bikin gue ketawa dan nganggep gue ya ada. Bukan ngangep gue ada tapi dia ga peduli dan itu bikin sedih.
Bukannya itu nyakitin ya ,ada status tapi ga saling berkomunikasi ? 💔

Jumat, 09 Juni 2017

Bey?

Tuhan,
Ini bukan diriku, aku menginginkan diriku seperti dulu, yang tersenyum selalu.
Aku merindukan diriku yang selalu berusaha membuat bahagia bukan menderita.
Apakah benar, Cinta membuat semuanya gila?
Jika iya, benar aku sedang merasakannya.
Bisakah aku kembali menjadi diriku?
Bisakah masa ini cepat berlalu?
Mengapa aku menjadi orang lemah karna nya.
Mengapa aku selalu sedih karna nya.
Apakah ini saat nya aku pergi?
Apakah aku harus bertahan dengan kesakitan?
Lalu, apakah aku harus bersama orang yang kini tlah tak lagi seperti dulu?, tak peduli perasaanku.
Aku..
Tak mampu lagi untuk membayangkan wajahmu, karna kau selalu menjadi mimpi buruk ku .
Katamu, " bahagia itu susah yang penting Setia".
Namun, bagiku, " bahagia itu pasti akan tetap Setia, tapi Setia belum tentu bisa bahagia, LALU UNTUK APA SETIA JIKA TAK BAHAGIA?
namun....
Aku tau, kau tak pernah mengerti makna kata dari ucapanku. Kau tak peduli lagi hal kecil tentangku, lalu aku hanya diam dan membiarkan kekesalan ku pendam sendiri.
Janjimu ku pendam sendiri, yang selalu membuatku sakit adalah kau selalu berbohong.
Ya, itu yang berubah dari dirimu dulu,
Jelas, aku sangat rindu kamu, yang memperhatikan aku dari hal kecil, kau tak pernah membuatku marah.
Tapi? Mengapa sekarang seolah kau menjadi berbeda?, jangankan kau memperhatikan hal kecil, hal berarti yang tlah ku bicarakan pun kau lupa, kau tak ingat, kecewa bukan?
Ya, hatiku patah, remuk Dan air mata menggenang, haruskah aku jatuh sakit karna hal yang sama berulang-ulang?
Tuhan,
Aku hanya merindukan diriku seperti dulu :'(.
Bolehkan aku titip dia selama aku pergi untuk menenangkan hatiku, mencari diriku yang dulu, dan nanti aku pasti kembali jika dia telah berubah menjadi dirinya seperti dulu  .
Dan..
Jika kau bertanya aku bahagia atau tidak denganmu,
Jawabanya adalah, aku sangat tak bahagia, aku sangat tak suka dengan dirimu sekarang, dan aku merindukan mu seperti dulu.
Tuhann...
Hanya itu keinginanku untuk kebaikan, agar aku tak terluka karna nya lagi.
Jadi, bisakah membuat aku jauh darinya?, aku hanya menjauhkan diriku dari rasa yang sakit.
Apakah ini semua rencanaMU saat ini aku terpuruk dengan orang yang tak bisa membuatku tersenyum.
Aku ingin menjauhkan dari hati yang membuat semua menjadi tak karuan, dan tak berarti.
Berarti kah kau dalam hidupku?, kau yang tak pernah membuatku bahagia? Bisakah aku bertahan?
Aku hanya ingin tertidur, agar bisa lupa ketika bangun dari mimpi buruk yaitu KAMU!!

Aku mohon, aku ingin bahagia seperti dulu. Jadi mohon jangan menyakiti perasaanku dengan kata-kata mu lagi yang takan pernah ku lupakan sampai kapanmu, kata itu menyakitkan!!!

21:31 Pm