Minggu, 27 Oktober 2019

Baby🦀

Nanti, ada hari dimana ngerasa bodoamat sama seseorang. Bukan gapeduli, tapi ada sesuatu yang ganggu hati dan fikiran, rasa kecewa atau mungkin yang lainnya. Rasanya cuma pengen curhat sama Allah terus tiba-tiba nangis. Entah apa yang ditangisin, udah berusaha buat nahan diri, tapi hati gabisa bohong. Mau marah, bukan orang yang pemarah. Cuma bisa diem sampe semuanya baik-baik aja dan baikan lagi. Saat ini mungkin semuanya  terlihat manis, tapi kadang pahit datang. Apa jadi orang bodoamat menyenangkan? Mungkin nanti ku coba untuk beberapa hal. Nanti, pas baca ini, harusnya sadar ada beberapa orang di muka bumi ini yang peduli dan sayang padamu, salah satunya saya. Jangan merasa dirimu baik-baik saja tanpa orang lain, ada saat kamu ingin mengeluh selain sama Allah, bercerita pada seseorang yang buat hatimu merasa lebih baik, harimu merasa semangat dan saat melihat senyumnya semuanya terasa akan baik-baik aja.
Malam ini mungkin bersama temanmu menyenangkan, lupa waktu, lupa pulang dan lupa ada yang menunggumu. Dan akan tersadar saat semua temanmu pergi, semua terasa sepi. Saat itu mungkin kamu kan mengingat seseorang, atau mungkin kamu rindu ingin menemuinya. Mengirim pesan untuknya namun tak ada jawaban. Hingga pagi, yang kau temukan tak ada jawaban, atau mungkin hanya dibaca saja. Itu sudah terjawab menunggu tidaklah menyenangkan, dan menghilang bukanlah hal yang menarik.
Suatu hari otakmu yang pelupa itu, yang menurutmu egois itu akan berfikir bahwa butuh seorang teman yang akan menemani mu sampai menua. Kamu akan mencarinya, saat temanmu sudah menemukan seseorang dalam hidupnya. Saat Kamu merasa belum saatnya, tapi ku fikir ini sudah saatnya. Melangkah lebih jauh sepertinya menyenangkan, tapi sepertinya langkahmu belum siap. Saat kamu ada kufikir semua akan terjadi. Namun yang kutemukan kamu masih ingin bermain saat aku lelah untuk itu. Kutanyakan apakah akan seperti ini? Jawaban mu membingungkan kadang kau ingin segera namun kamu ragu kembali. Apa ku lanjutkan langkah yang tak tau arah dan tujuan ini? Ataukah berhenti sampai kamu lelah mencari?