Rabu, 29 April 2015

http://finitrias.blogspot.com/youshittscroundel



Yeah, berdiam sektika seperti patung , tak mampu berkata apapun muluku terasa bisu sekejap entah apa yang ku lihat dan ku dengar , selamat kau telah mematahkan hatiku , bahkan sayapku yang seperti malaikat yang selalu memahamimu dengan tulus kau patahkan .
Kau , tak mmpu aku menjelaskan tentang dirimu , bahkan dirimu kini masih aku simpan . ingin rasanya aku membencimu, mengancurkan apa yang kau jalani dengannnya, ingin rasanya aku menghamprimu “apa yang telah kau lakukan padaku?” . aku ingin rasanya membunuhmu tapi bukan ragamu melainkan jiwamu . aku tak membenci dirimu tapi aku membenci sifatmu , aku benci hatimu , aku benci apapun yang telah kau lakukan hingga melukai suatu perasaanku .
Aku sedih,aku kecewa, bahkan sangat sangat kecewa . malam ini gelap , segelap hatiku tanpa cahaya . dan saat ini aku bahkan mulai merasakan hal dulu bagian part dalam cerita hidupku yang takan aku buka kembali , yah ini bagian dimana “aku merasa kurang berselera mencintai seorang lelaki” peasaan ini hadir kembali .
Aku sudah berjalan cukup jauh, mungkin aku berlari kencang meninggalkan kengangan buruku , masalalu burukku , semua orang yang aku anggap lenyap . dan kini kau berhasil mendobrak lorong gelap yang saat ini aku merasakan perasaan ini.
Mengapa kau meninggalkan ku ? aku salah ? .
Aku memang tidak cantik , ya . banyak orang termasuk mamaku sering berkata “ tidak cantik tapi kau anak manis yang berhati cantik” , aku tak sempurna tapi mereka benar . aku tak mengerti apa yang selalu dalam fikiranmu.
Aku mersakan terjun dari gedung teratas , terhempas angin dan tenggelam dalam lautan berdiam di dasar laut ,dan aku memikirkan apa salahku ,lelaki selalu mematahkan hatiku dengan meninggalkan ku tanpa sebab . kau tak mengerti mendengar kabarmu dan kau telah dengan yang lain , lebih tepatnya kau berhubungan dengan perempuan lain , kau tau perasaanku ? kau tau rasanya jadi perempuan ? dia selalu diam ketika dia merasa sakit untuk diungkapkan . seharusnya kau jelaskan padaku , atau bahkan usaikanlah saja hubungan kita . aku tak mengerti jalan fikiranmu , tak seharusnya kau bermain dengan perasaanku ,karna aku bukan lagi seperti anak 3 tahun yang selalu dibohongi ibuku ketika pergi.
Kau bermain-main denganku ? ini bukan permainan, kau bodoh . aku hanya bisa menulismu dalam ceritaku tanpa kau harus membacanya . terimakasih dan selamat , dan temanku bilang kau adalah lelaki brengsek yang berani menyakiti perempuan baik sepertiku  .
  
  

Tidak ada komentar:

Posting Komentar