Rabu, 23 September 2015

I told allah lot about you,and i cried

Malam itu aku membaca sebuah pesan darimu yang membuat air mataku jatuh entah mengapa ?
Kau tekadkan niatmu untuk segera mungkin meninggalkanku entah apa alasanmu.
Aku akan melepasmu jika kau ingin terbang bebas tanpaku lagi :(
Seperti sesak lalu merasa sakit seketika, kau ingin menjauh pergi dariku, menyakitkan bukan?
Aku hanya ingin berbicara padamu,menatap matamu, aku ingin kau katakan ini.
Katakan pada anakmu kelak nanti, bahwa ada seorang perempuan yang sangat menyayangimu, sebelum ayah dengan wanita yg menjadi ibumu saat ini, katakan pada anakmu bahwa dulu ada seorang perempuan yang tetap menunggu hingga waktu yang sangat lama, sebelum wanita yg menjadi ibumu bersama ayahmu. Katakan pada nya ada perempuan tulus mencintainya,tak peduli bagaimana fisiknya, dan mempunyai rasa yang nanti takan pernah hilang, katakan padanya perempuan dimasalalu ayah itu takan pernah berkata bohong dalam hatinya.
Katakan pada anakmu nanti,aku menyangi anakmu setelah mu, .
Katakan itu, karna sampai kapanpun rasa ini takan pernah hilang, semoga aku bertemu denganmu ditempat paling indah yang telah tuhan ciptakan:)
Berbahagialah dan pergilah semaumu,  aku takan menghalangimu termasuk cintamu kepada wanita lain. Selain aku:)
Jangan pedulikan aku, aku turut bahagia dengan keputusanmu,: ')

23 sep 15
22:42 pm
Pilot

Selasa, 15 September 2015

Hujan pelangi (Mr .A )

Melangkahkan kakiku perlahan,
Lihat, kau membuatku berdiri ditempat ini sendiri lagi…
Rasakan, apakah kau tak melihat kekakuanku berdiri ditempat ini lagi?
sentuh, aku merasa dingin ditempat ini lagi …
Tempat yang tak begitu asing ku tempati.
Yeahh…tempat tergelap yang enggan ku jajahi, tempat yang ku benci saat ku mulai kehilangan jejakmu.
Jejak yang seharusnya aku ikuti ke arahmu, agar aku selalu bisa dibelakangmu, tanpa kau harus menoleh ke arahku.
Setidaknya aku bisa bersamamu, tidak kehilangan jejakmu sedikitpun.
Karna, telah berapa kali aku kehilangannya.
Ingin ku genggam jemarimu,aku ingin berjalan disebelahmu, setinggi apakah aku ketika bersandar di bahumu.
Karna gelapnya malam selalu membuatku, menuliskan ap yang aku rasa.
Namun,saat aku terbangun dari tidurku, mengapa aku semakin takut kau pergi .
Dan kenyatannya kau kini menghilang, ya kesekian kalinya tanpa pamit.
Jangan membuatmu menyesali kehilangan wanita yang sampai saat ini masih mempunyai perasaan sepertimu .namun,keduanya belum bisa bersatu dalam ikatan .yaa, mungkin nanti :).
Jangan membuatku menunggu lebih lama lagi untuk bisa dekat seperti ini.
Karna aku tak mungkin bertahan dan menunggu lebih lama, jika tak ada rasa yang takan pernah hilang .

Senin, 14 September 2015

Hujan pelangi

Telah kulewati ratusan hari dan waktuku menunggumu. Hujan selalu mengerti perasaanku kala itu, kala ku kehilanganmu saat mendung tiba. Ku pejamkan mata itulah satusatuya agar aku bisa melihatmu dalam benakku. Namun tetes hujan yang jatuh ke bumi membuatku ingin terbang ke atas awan melawan hujan. Hujan itu seperti membawaku kearahmu apakah kau hujan?…
Kakiku melangkah dalam kerapuhan, kehilangan,  yaa…kehilangan dia saat itu.
Menyakitkan bukan, tibatiba kehilangan seseorang tanpa berpamitan?
Perlahan aku mencoba untuk menatap langit, namun hujan telah tiada, aku merasa diriku lebih baik .
duduk ku di ayunan tanpa teman, lalu ku lihat pelangi datang setelah hujan, apakah ini dirimu? Setelah membuatku ke masa sulit kau hadir dengan membuatku tersenyum dan bahagia? …
Tak ku hitung brapa hari ,waktu,musim ku lewati dan itu hanya ku yakin kau akan kembali dalam setiap hariku.
Saat ku mulai bangkit dan berdiri dalam hati yang rapuh, kau kembali …
Aku seperti bermimpi, kau kembali?
Yaa,kau kembali lagi?
Apakah kau berubah ? Aku takut saat itu.
Aku bertanya pada diriku sendiri, apakah kau hadir untuk meninggalkanku lagi atau akan tetap selamanya?? …
Karna kau takan pernah tau,rasa ini sulit ku hilangkan.meskipun berapa kali ku mencoba membuka hati untuk yang lain selain dirimu.
Haha,, aku tak mengerti dengan ini, seperti ku yakin kau akan tetap tinggal.
Kini,kau selalu hadir dalam setiap hariku,dan selalu ada dalam malamku sebelum tidur.walaupun hanya tulisan dalan sebuah layar, hingga larut malam.
Aku benci saat kau serius aku tertidur pulas,aku merasa membenci diriku.
Jangan kau pergi lagi,karna aku benci saat kehilanganmu dan tak bisa mencarimu.
Tetaplah jadi pelangiku untuk mewarnai hariku. Agar aku bisa lebih kuat dan bersemangat :).
¶hujan dalam pelangi
15 sep 15 ||08:10 am